Langsung ke konten utama

Meski Jualan Mainan Pemuda ini Tempuh Paska Sarjana 2X.

Saat Menjajakan Dagangannya.

Senang dengan jualan mainan.


Meski Jualan Mainan Pemuda ini Tempuh Paska Sarjana 2X.



Mainan bagi anak-anak adalah sebuah kebutuhan, ada mainan sederhana yang bisa dibuat sendiri juga mainan yang dibuat oleh pabrik atau industri untuk mainan yang modern.

Dalam kesempatan ini penulis melihat dari dekat aktivitas seorang pemuda yang sudah 15 tahun menggeluti mainan anak, ya Eko Wiratno yang beralamat di Jiwo Kulon, Trotok, Wedi, Klaten.

Eko begitu disapa, menjual mainan anak-anak sejak tahun 2000 tatkala masih duduk di bangku SMA. Tahun 2002 lulus sampai 2004 memperlebar sayap usaha mainannya.
Oktober 2004-Januari 2007 bekerja di Tangerang dan Februari 2007-sekarang fokus berjualan mainan kembali.

Disinggung tentang aktivitasnya selama ini yakni penjual mainan Eko mengaku sangat nyaman menggeluti usahanya.


"Ya, enjoy mas. Sudah 15 tahun saya keliling di Kabupaten Klaten dan Kabupaten Gunungkidul mas", ungkap suami dari Dwi Suci ini.

Ditanya darimana jiwa dagangnya mengalir, Eko mengaku dari ayahnya yang juga pedagang mainan sejak tahun 1980_an ini.

"Saya belajar dagang dari bapak, bapak dulu belanjanya di Solo. Saya pernah diajak beliau",ungkapnya.

Meski hanya penjual mainan anak Eko Wiratno ini untuk urusan pendidikan tetap diutamakan. Tercatat Strata Satu(S1) ia lalui di STIA Madani Klaten serta S2 ia tempuh di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adhi Unggul Bhirawa Solo dan Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Dan menurut rencana bersama istri tahun depan akan mengambil Program Doktoral.

Ditanya seputar jualannya Pemuda yang baru saja melepas lajang ini mempunyai cita-cita bisa mempunyai banyak usaha.

"Insya Allah i'tiba Nabi mas, mari kita bisnis. Bisnis dari yang terkecil", jelas Eko dengan Mantap.

Selamat berkarya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terimakasih STIA Madani.

Solidaritas STIA Madani untuk masyarakat yang terdampak banjir di Jiwo Kulon dan Jiwo Wetan. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Madani yang beralamatkan di Pilangsari, Gondang, Kebonarum, Klaten sabtu(02/12) siang mengadakan Bhakti Sosial di dukuh Jiwo Kulon , Desa Trotok, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten. Penanggung jawab kegiatan Drs. H. Heru Maryanto, M.Si membenarkan adanya Bhakti sosial yang dilaksanakan Sabtu(02/11) dengan 4 titik yaitu di Dukuh Jiwo Kulon Desa Trotok, di Dukuh Tegalsari Desa Pacing, Dukuh Muker Kidul Desa Melikan serta Dukuh Melikan Desa Melikan yang keempatnya berada di Kecamatan Wedi. "Kami dari LPPM bersinergi dengan Yayasan Insan Bhakti Klaten dan segenap civitas akademika STIA Madani baik dosen, karyawan, para mahasiswa guyup ikut Bhakti sosial di wilayah yang terkena dampak banjir di kecamatan Wedi", tutur Heru. Sementara itu salah satu penerima solidaritas STIA Madani Peduli Banjir Rohdi(51) mengucapkan terimakasih kepad...

Relawan Cantik ini siaga di Jiwo Kulon.

Relawan Banjir ini Virral di Media Sosial. Banjir yang berlangsung dari hari senin(27/11) sampai rabu(29/11) dinihari yang mengguyur wilayah Kabupaten Klaten membuat hampir sebagian wilayah terdampak banjir. Seperti halnya yang terjadi di wilayah kecamatan Wedi yang mengakibatkan beberapa dukuh dibeberapa desa tergenang air. Tercatat dalam kurun waktu seperempat abad(25 tahun_red) baru tahun ini sebagian wilayah Jiwo Kulon terkena banjir akibat luapan sungai Dengkeng akibat ada tanggul yang jebol. Seiring dengan itu jalan raya Wedi - Bayat yang melintasi dukuh Jiwo Kulon dan Jiwo Wetan juga terkena imbas meluapnya sungai Dengkeng. Jl. Wedi-Bayat , Jiwo Kulon mulai tergenang air pukul 01:30 WIB tadi. Disinilah relawan dari Jiwo Kulon mulai melaksanakan aksi sosialnya. Diantara mereka ada sesosok relawan cantik yang ikut peduli disini. Usut punya usut ternyata relawan ini virral di Media Sosial. Wah ternyata relawan ini masih sebagai mahasiswa ...

BEM STIA Madani "nyawiji" di Watu Prau.

BEM STIA Madani "Nyawiji" di Watu Prau. Sabtu siang(03/03/2018) keluarga besar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi(STIA)  Madani Klaten mengadakan studi wisata di Obyek Wisata Watu Prau, Gunung Gajah, Bayat, Klaten. Rombongan BEM STIA Madani diterima langsung oleh Pemerintah Desa setempat yang diwakili Wakil Ketua BPD setempat Harsana Dwi Admaja.  BEM dipimpin oleh ketuanya  H. Wahyudi di dampingi oleh para dosen antara lain Farida PH, Erry SP, Eko Wiratno. Agenda pengurus BEM di Watu Prau diantaranya adalah rapat Pleno kegiatan periode 2018-2019 dilanjutkan pembahasan proposal kegiatan mahasiswa yang di pimpin oleh para dosen yang hadir dan ditutup dengan rekreasi di Obyek Wisata Watu Prau sampai pukul 16:55 Wib sore tadi. Salah satu pengurus BEM STIA Madani Luluk(19) merasa senang masuk di pengurus BEM kali ini. "Di BEM wawasan keilmuwan kita bisa tambah," ujar mahasiswi dari Kalimantan ini. Sementara itu Pemerintah Des...