Ket foto: Camat Wedi giat tanggul yang jebol di Sungai Dengkeng barat Desa Melikan.
Kades Melikan giat bareng Kapolres Klaten ditempat yang sama.
Intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan 5 desa di wilayah kecamatan Wedi kabupaten Klaten dilanda banjir. Ke 5 desa tersebut adalah desa Trotok, desa Jiwo Wetan, desa Brangkal, desa Melikan dan desa Pacing.
Untuk meringankan warga yang baru saja terdampak banjir karena jebolnya tanggul Sungai Dengkeng Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Madani Klaten mengadakan Aksi Kemanusiaan Dan Solidaritas yang terpusat di 4 titik, yakni di Jiwo Kulon( Trotok ), Tegalsari (Pacing), Muker Kidul (Melikan), Melikan (Melikan).
Ketua Panitia Kegiatan Wukirjo di dampingi Divisi Lapangan H. Wahyudi dan divisi Logistic H. Brendy menegaskan Aksi ini bertujuan untuk membantu sesama akibat banjir yang melanda kecamatan Wedi awal pekan ini.
"Kita bersama teman-teman mahasiswa siap menyukseskan Aksi ini, bentuk kepedulian kita terhadap sesama", tutur Wukirjo.
Ditempat terpisah Camat Wedi Kukuh Riyadi, SH, MH mengucapkan terimakasih atas Aksi dari STIA Madani pada Sabtu(02/12) yang ditujukan kepada warganya.
"Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Wedi dan pribadi mengucapkan terimakasih kepada segenap civitas akademika STIA Madani atas Aksi peduli sosial yang telah dilaksanakan Sabtu(02/12) di 4 titik di wilayah kami, dengan harapan bisa membantu warga yang baru saja terdampak banjir",tutur Camat yang sudah 3 tahun mengabdi di Wedi ini.
Sementara itu Kepala Desa Melikan Eko Purwadi juga menyambut positif kegiatan mahasiswa STIA Madani yang mengadakan Aksinya di desa Melikan.
"Terimakasih kepada kawan-kawan mahasiswa, semoga aksi ini bisa membantu warga kami yang kemarin terkena banjir", ujar Kepala Desa yang disapa Gatot ini.
Gatot menambahkan untuk Desa Melikan warga yang mengungsi di balai desa sudah kembali semua kerumahnya.
Di desa Melikan sendiri salah satu desa terparah ekses dari jebolnya tanggul sungai Dengkeng.
Yang meliputi dukuh Muker Kidul, dukuh Bantengan, dukuh Melikan, dukuh Bogoran, dll.
"Alhamdulillah air sudah surut, dan Ahad ini(03/12) Pak Gubernur Ganjar Pranowo dijadwalkan meninjau lokasi di desa Melikan", ujar Gatot.


Komentar
Posting Komentar