Bimbel "Klaten's Student's" Yang Dikelola Mbak Dwi Suci Lestariana, SP, MP.
Pendidikan sangat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Dalam APBN tiap tahun pemerintah menganggarkan belanja senilai 20% untuk pendidikan.
Terlepas dari itu semua, sektor swasta juga ikut mendukung dunia pendidikan di Indonesia. Terbukti banyak berdiri sekolahan dari tingkat SD sampai PT.
Disamping itu juga berdiri Bimbingan Belajar. Kalau kita mendengar Bimbel yang terlintas dipikiran kita adalah beaya mahal untuk bisa masuk didalamnya.
Tapi beda dengan bimbel yang dikelola oleh Ibu muda yang baru saja menikah ini. Berbekal pengalaman sebagai tentor selama hampir 4 tahun di Kota Surakarta dan Kudus ini suami dari Eko Wiratno ini memberanikan membuka bimbel sendiri.
Ditemui redaksi dirumahnya di Jiwo Kulon, Trotok, Wedi, Klaten perempuan yang baru saja diklat di IPB ini menuturkan dibalik pendirian Bimbel ini.
"Insya Allah bimbel yang kita kelola sama suami tidak kami pungut beaya, bimbel kami buka pas tidak ada jadwal mengajar dikampus, kami buka program anak SD kelas 4-6 dan SMP kelas 7-8-9", tutur dosen di Boyolali ini.
Ditanya terkait dukungan keluarga untuk membuka bimbel "gratis" ini Dwi mengaku mendapat support penuh dari suami. "Insya Allah suami mendukung", ujar istri Direktur Arwira Foundation ini dengan mantap.
Pendidikan sangat penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Dalam APBN tiap tahun pemerintah menganggarkan belanja senilai 20% untuk pendidikan.
Terlepas dari itu semua, sektor swasta juga ikut mendukung dunia pendidikan di Indonesia. Terbukti banyak berdiri sekolahan dari tingkat SD sampai PT.
Disamping itu juga berdiri Bimbingan Belajar. Kalau kita mendengar Bimbel yang terlintas dipikiran kita adalah beaya mahal untuk bisa masuk didalamnya.
Tapi beda dengan bimbel yang dikelola oleh Ibu muda yang baru saja menikah ini. Berbekal pengalaman sebagai tentor selama hampir 4 tahun di Kota Surakarta dan Kudus ini suami dari Eko Wiratno ini memberanikan membuka bimbel sendiri.
Ditemui redaksi dirumahnya di Jiwo Kulon, Trotok, Wedi, Klaten perempuan yang baru saja diklat di IPB ini menuturkan dibalik pendirian Bimbel ini.
"Insya Allah bimbel yang kita kelola sama suami tidak kami pungut beaya, bimbel kami buka pas tidak ada jadwal mengajar dikampus, kami buka program anak SD kelas 4-6 dan SMP kelas 7-8-9", tutur dosen di Boyolali ini.
Ditanya terkait dukungan keluarga untuk membuka bimbel "gratis" ini Dwi mengaku mendapat support penuh dari suami. "Insya Allah suami mendukung", ujar istri Direktur Arwira Foundation ini dengan mantap.

Komentar
Posting Komentar